Ketika jalan tak berujung

 

IMG_2115 Kehendak hati selalu menginginkan tuk melangkah ke depan

Sehingga terkadang lupa disamping ada jalan lain

Ibarat hujan yg turun senantiasa diiringi oleh gemericik suara air

Hingga kita lupa akan iringan gravitasi yg menuntunnya

 

Bila menatap sebuah peradaban yg seakan indah

Hingga kita lupa itu adalah buaian yg membuaikan

Bila kita memaksakan untuk menatap matahari

terkadang lupa itu akan membutakan

 

Disanalah letak getar nurani yg mengambil alih

Jalan seakan berujung tapi ternyata itulah awal dari sebuah jalan baru

Ketika mata kita melihat air yg seolah ujungnya tertutup rimbunan daun yg gelap

yg seakan itulah akhir dari segala-galanya

 

Maka bangkitkanlah nilai rasa dan mata mutiara

Niscaya akan terbuka bahwasanya rimbunan daun yg gelap tersebut

Hanya menutupi sebagian kecil lautan yg teramat luas

Hingga ujungnya pun seakan menyentuh langit

 

“Ujung yg seakan gelap sebenarnya hanya sebagian kecil dari sebuah cahaya yg teramat terang untuk keluhkan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s